Malam ini aku mencoba untuk tidur, suara jangkrik menemaniku untuk bermimpi. namun pikiranku melayang-layang tanpa arah. Aku tak bisa tidur……….

Oh ya aku teringat dengan salah satu bab dari buku Cherish Every Moments. Pak Arvan mengatakan bahwa orang brengsek adalah guru sejati. Awalnya aku berpikir kenapa orang brengsek bisa menjadi guru sejati? bukannya orang brengsek adalah orang-orang yang sering membuat kita jengkel dan sakit hati? tapi setelah dipikir-pikir, benar juga ya pendapar pak Arvan, karena terkadang orang-orang yang sering membuat kita marah memberikan kepada kita pelajaran yang bahkan tak dapat diberikan oleh orang-orang yang baik.

Orang-orang brengsek memberikan sebuah learning experience. orang-orang brengsek ini membuat kita marah, kesal, dan sakit hati. Bahkan sudah berhari-hari pun kita masih memikirkan perlakuan mereka. Padahal orang yang membuat kita kesal sudah tidak mempedulikan kita.

Contoh realnya yaitu, terkadang kita suka membicarakan kelemahan dan keburukan teman-teman kita sendiri. Dan orang-orang brengsek tidak akan memilih-milih orang yang mereka gosipkan. Ketika kita tidak ada, mereka pun akan membicarakan keburukan-keburukan kita. Sehingga mereka bisa menciptakan kesadaran pada kita bahwa betapa sakitnya apabila keburukan-keburukan kita menjadi bahan pembicaraan teman-teman kita sendiri. Dan itu juga menyadarkan betapa buruknya membicarakan keburukan orang lain. Dan apabila itu terjadi pada kita, pastinya kejadian itu tidak begitu saja hilang dari ingatan kita. Tentunya kita tidak akan membicarakan keburukan orang lain bukan?. Padahal belum tentu orang baik bisa memberikan kesadaran pada kita. Orang baik hanya bisa mengingatkan kita, tapi dampaknya pada kita sangat kecil. Tapi perlakuan orang brengsek dampaknya cukup besar untuk merubah sikap kita.

Jadi dengan melihat orang-orang brengsek sebagai guru sejati, kita jadi lebih mudah memaafkan. Dan segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini bukanlah sebuah kebetulan belaka. Semuanya ada dalam skenario Tuhan. Begitu juga ketika kita harus berhadapan dengan orang-orang brengsek. Tuhan menegur dan memberikan pelajaran pada kita melalui orang-orang brengsek itu.

Pain makes a man think. Thought make a man wise. wisdom makes life endurable.

– Rev. John Patrick

 

Iklan

About icanhear

complicated

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s