Keberhasilan sektor pertanian padi nampaknya masih dipandang sebagai keberhasilan jumlah produksi, sehingga prioritas kebijakan pemerintah sampai saat ini masih berpatokan pada angka-angka pencapaian target-target produksi.

Tingkat kehilangan pasca panen sangat ditentukan oleh :

Varietas padi

Kondisi iklim setempat, dan

Kondisi pertanian dimasing-masing negara (Mazaud,1997)

Rata-rata prosentase kehilangan padi berkisar antara 10%-37%, dengan rata-rata kehilangan di negara berkembang antara 15 sampai 16% (FAO,1997).
IRRI menyebutkan bahwa diperkirakan tingkat kehilangan pasca panen sebesar 5-16% terjadi pada proses pemanenan, perontokan dan pembersihan, sedangkan 5-21% terjadi pada proses pengeringan, penyimpanan, dan penggilingan.
Besarnya kehilangan pasca panen terjadi kemungkinan dikarenakan sebagian besar petani masih menggunakan cara-cara tradisonal atau meskipun sudah menggunakan peralatan mekanis tetapi proses penanganan pasca panen yang masih belum baik dan benar.

 

 

 

 

 

 

  1. Perontokan. Alat perontok mekanis yang efisien harganya mahal. Alternatif yang bisa diberikan yaitu dengan menggunakan alat perontok semi mekanis yang digerakkan manusia.
  2. Pengeringan. Keterlambatan pengeringan pada musim hujan yang dapat menyebabkan penyusutan kuantitas dan kualitas.
  3. Penggilingan.Terjadi penurunan kuantitatip rendemen beras giling dari tahun ke tahun.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kendala peningkatan pasca panen adalah kenyataan bahwa investasi alat-alat mekanis membutuhkan biaya yang mahal, untuk itu partisipasi pihak swasta untuk membantu pemerintah.

 

 

 

 

 

Daftar Pustaka :

 

 

 

 

Damardjati, D.S., Suismono, Sutrisno dan U. S. Nugraha. 1988. Study on harvesting losses in difference harvest tools. Sukamandi Research Institute for Food Crops.

 

 

Nugraha, S., A. Setyono dan R. Thahir. 1994. Studi optimasi sistem pemanenan padi untuk menekan kehilangan hasil. In Press.

 

Rumiati, 1982. Cara panen dan perontokan padi VUTW untuk menentukan jumlah kehilangan. Laporan Kemajuan Penelitian Seri Teknologi Lepas Panen No. 13 Sub Balittan Karawang.

 

 

 

 

Iklan

About icanhear

complicated

One response »

  1. ridwan sirait berkata:

    saya minta tolong dikirimkan persentase kehilangan hasil, gabaha tidak terontok pada perontokan padi secara tradisional, dengan menggunakan pedal thresher, power thresher tipe throw in dan hold in

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s